Rabu, 19 Februari 2014

BBCIndonesia.com - detikNews
Cina
Perlanggaran bas dan truk tangki pada Ogos 2012 menyebabkan 36 orang terbunuh.

Seorang pegawai yang tersenyum di lokasi kemalangan bas tersebut  dibicarakan atas dakwaan korupsi.

Yang Dacai didakwa menerima suapan dan memiliki sejumlah besar harta, seperti dilaporkan media pemerintah.

Mantan pegawai badan keselamatan kerja Wilayah Shaanxi itu memicu kemarahan di internet setelah terlihat tersenyum di tempat kemalangan bas dan truk tangki, Ogos 2012.

Dia terlihat mengenakan jam tangan mewah yang memicu penyiasatan atasnya kerana muncul komentar-komentar di internet yang menyebutkan dia tidak mampu membeli jam mewah dengan gaji sebagai pegawai negeri.

Yang kemudian dipecat dengan alasan kesalahan serius dan Februari tahun  ini dikeluarkan dari Parti Komunis Cina.

Membuat rileks

Ketika memberi komen, senyumnya di tempat kemalangan 26 Ogos lalu, dia mengatakan hatinya berat ketika tiba di lokasi.

"Para petugas yang junior gugup ketika mereka memberitahu perkembangan kepada saya tentang situasinya."

"Saya berusaha  untuk membuat mereka rileks sedikit, tapi mungkin, pada ketika yang tidak terkawal, saya menjadi terlalu rileks" jelasnya waktu itu.

Dia juga menegaskan menggunakan pendapatan sah untuk membeli sejumlah jam tangan dan yang termahal seharga 35,000 yuan

Perbicaraannya berlangsung di tengah kemarahan masyarakat atas para pegawai yang dianggap korupsi.

Presiden Xi Jinping sudah memprakarsai kempennya antikorupsi, yang antara lain sudah mendakwa mantan Menteri Kereta Api dan seorang pegawai tinggi badan perencanaan ekonomi.

Pengguna internet juga semakin aktif menekan para pegawai yang dianggap korupsi.
(bbc/bbc)

0 komentar:

Posting Komentar

Subscribe to RSS Feed Follow me on Twitter!